Tampilan : Daftar Grid

Jenis-Jenis Partisi Harddisk Dan File Sistem



 Jenis-Jenis Partisi Harddisk Dan File Sistem
Teja Sukmana, Jenis Partisi Harddisk Dan File Sistem, tejasukmana07
 Jenis-Jenis Partisi Harddisk & File Sistem
  • Jenis Partisi Harddisk
    Partisi disk merupakan suatu bagian logical dari disk drive. Setiap partisi dapat dinyatakn oleh sebuah huruf dan akan menjadi drive yang bisa diakses pada sistem operasi anda. Mengapa kita perlu membagi harddisk lebih dari satu? Hal ini dapat mempermudah anda dalam melakukan pengorganisasian, mempercepat kinerja harddisk, menjaga keamanan data anda dengan pemisahan data dan sistem. Ketika sistem rusak, data tidak terpengaruh. Selain itu, mempermudah anda dalam melakukan penginstalan beberapa sistem operasi agar bisa dual boot.
  • Beberapa jenis partisi yang dikenal, sebagai berikut:
  1. Partisi Primary atau partisi utama. Partisi ini dapat anda fungsikan untuk menginstalasi sistem operasi utama anda dan harus diaktifkan terlebih dahulu(active partition). Jumlah maksimal dari partisi ini maksimal empat.
  2. Partisisi Extended adalah salah satu jenis dari primary partition. Jenis partisi ini tidak bisa diisi dengan data, hanya sebagai wadah partisi logical. Jumlah maksimal hanya satu.
  3. Partisi Logical adalah partisi yang berada di dalam partisi Extended. Anda dapat membuat partisi lebih dari empat.
  • Jenis File Sistem
    File sistem adalah metode penyimpanan dan pengaturan  berbagai file dan data-data di dalam komputer agar mudah dicari dan diakses. Proses pembuatan file sistem disebut dengan format. Sistem operasi pada umumnya menerapkan file sistem yang berbeda satu sama lain.
  • Berikut adalah file sistem di microsoft windows:
  1. FAT 16 adalah jenis file sistem yang mulai digunakan pada saat DOS. FAT 16 dapat menyimpan data hingga 2 GB.
  2. FAT 32 adalah file sistem yang mulai diperkenalkan pada Windows 95. FAT 32 tidak menyediakan fasilitas enkripsi pada file sistem sehingga keamanan operasi menjadi rentan.
  3. NTFS adalah file sistem yang mulai diperkenalkan pada Windows NT. Menggunakan beberapa fungsi tambahan kompresi, enkripsi, kuota, dan kecepatan yang lebih baik dari pada FAT 32.
  • Berikut adalah file sistem di linux:
  1. Ext2 adalah file sistem yang diperuntukan untuk Linux. Ext2 membagi file sistem menjadi blocks. Secara teori dengan block 1 KB, Ext2 dapat menyimpan satu file hingga 16 GB dengan besar partisi mencapai 4 TB( Tera Byte).
  2. Ext3 adalah penerusan dari Ext2 dengan penambaham fitur journaling file system. Journaling file system adalah file sistem yang menyimpan log perubahan di jurnal sebelum ditulis ke dalam harddisk sehingga file sistem tidak corrupt ketika komputer mati tiba-tiba atau sistem yang crash.
  3. Ext4 dirilis secara komplet dan stabil berawal dari kernel 2.6.28. Ext4 mempunyai pengalamatan 48-bit block yang artinya dia akan mempunyai 1EB=1,048,576 TB ukuran maksimum file size-nya, fast fsck, journal check-summing, dan defragmentation support.
  4. Reiser file sistem memiliki jurnal yang cepat, mirip Ext3 file sistem. Dibuat berdasarkan balance tree yang lebih cepat dan efisien dalam pemanfaatan disk. Jika kita menulis file 100 bytes, hanya ditempatkan dalam satu blol. File sistem lain menempatkannya dalam 100 blok dan menghemat disk sampai 6 %.
  5. Swap adalah jenis file sistem yang digunakan sebagai virtual memori. Virtual memori adalah bagian dari harddisk yang digunakan untuk menyimpan data-data memori apabila memory full. Besar swap yang dibutuhkan 2 x kapasitas RAM. Namun, bila anda memiliki memori yang besar, anda cukup gunakan 1 x kapasitas RAM atau lebih kecil.

Cukup Sekian Atikel Dari Saya, Semoga Bermanfaat, Bagi Kita Semua :)
#A3

Cara Instalasi Ubuntu 14.10 Di VirtualBox

Cara Instalasi Ubuntu
Teja Sukmana/ Tutorial Cara Instalasi Ubuntu Di VirtualBox/ tejasukmana07

Isikan nama sesuai sistem operasi yang akan di install, sebagai contoh saya isi Name di atas dengan ubuntu.  Untuk type pilih Linux dengan version menyesuaikan sistem operasinya, saya menggunakan ubuntu 14.10 (32 bit) > klik next

  • Langkah Kedua
    Atur memory size sesuai yang anda butuhkan atau menggunakan memory size yang direkomendasikan 512 MB dari total 2048 MB RAM komputer, seperti gambar dibawah ini :
Cara Instalasi Ubuntu

  • Langkah Ketiga
    Langkah ini merupakan langkah untuk membuat virtual hard drive. Ukuran hard drive yang direkomendasikan adalah 8 GB. Anda pilih “create a virtual hard drive now” kemudian klik create untuk membuat hard drive dengan ukuran sesuai rekomedasi. lihat gambar di bawah ini :


Cara Instalasi Ubuntu

  • Langkah Keempat
    Memilih hard drive file type. Karena dalam proses instalasi pada virtualbox saya menggunakan sistem operasi dengan format ubuntu 14-10.iso (file image). Jadi tipe file virtual hard drivenya saya pilih VDI (virtual disk image) seperti gambar di bawah ini :
Cara Instalasi Ubuntu

  • Langkah Kelima
    Memilih storage on physical hard drive > pilih dynamically lalu next lihat gambar di bawah ini :
Cara Instalasi Ubuntu

  • Langkah Keenam
    Memilih file location and size atur sesuai yang anda butuhkan. Atau anda cukup menggunakan rekomendasi ukuran dan lokasi file > pilih create seperti gambar di bawah ini :
Cara Instalasi Ubuntu

Inilah tampilan pada virtualbox setelah anda membuat mesin virtual dengan nama ubuntu :
Cara Instalasi Ubuntu

  • Langkah Ketujuh
    Pilih mesin ubuntu yang sudah dibuat kemudian klik > settings > system > motherboard. Pada bagian boot order pilih CD/DVD sebagai pilihan pertama. Tujuannya adalah agar mesin virtual melakukan booting melalui CD/DVD virtual. Lihat gambar di bawah ini :
Cara Instalasi Ubuntu

  • Langkah Kedelapan
    Masih didalam settings, pilih storage. Pada bagian CD/DVD drive kita klik gambar piringan bundar di pada kotak merah untuk memilih lokasi file sistem operasi ubuntu yang akan di install > hilangkan check list pada bagian Live CD/DVD > klik Oke
Cara Instalasi Ubuntu

Pada langkah ini berarti kita sudah selesai membuat mesin virtual menggunakan virtualbox untuk melakukan instalasi ubuntu desktop 14.10.

TAHAP INSTALASI UBUNTU 14.10

Setelah mesin virtual selesai dibuat dan boot ordernya sudah diatur maka tahap selanjutnya adalah instalasi sistem operasi ubuntu.

  • Langkah Pertama
    Pilih Mulai/Start pada jendela virtualbox ubuntu untuk memulai instalasi. Setelah akan muncul gambar desktop ubuntu > pilih bahasa yang anda pahami, misalkan English > klik install ubuntu untuk melanjutkan instalasi :
Cara Instalasi Ubuntu

  • Langkah Kedua
    Anda akan masuk ke preparing to install ubuntu lalu tekan continue
  • Jika komputer anda terkoneksi internet anda centang di bagian install this third-party software untuk mengintal software pada ubuntu lihat di bawah ini :
Cara Instalasi Ubuntu

  • Langkah Ketiga
    Pada bagian installation type pilih something else untuk memilih partisi dan mengatur partisi lalu anda pilih partisi yang akan di gunakan  lihat gambar dibawah ini :
Cara Instalasi Ubuntu

Setelah anda atur partisi lalu klik continue

  • Langkah Keempat
    Anda memilih lokasi tempat tinggal, lihat gambar dibawah ini :
Cara Instalasi Ubuntu

  • Langkah Kelima
    pilih Keyboard layout dan anda klik continue seperti gambar di bawah ini :
Cara Instalasi Ubuntu

  • Langkah Keenam
    Atur username dan password. Pilih log automatically untuk masuk secara otomatif atau pilih require my password untuk masuk dengan password lihat gambar di bawah ini :
Cara Instalasi Ubuntu

Setelah itu anda akan masuk pada proses instalasi

Cara Instalasi Ubuntu

Setelah proses instalasi selesai akan muncul tampilan di bawah ini > klik restart now.

Cara Instalasi Ubuntu

Proses installasi ubuntu sudah selesai inilah tampilan desktop ubuntu 14.04.

Cukup sekian artikel dari Saya Tenang Tutorial Instalasi ubuntu di vitualBox ini, semoga bemanfaat.


#A3

KMPlayer 3.9.1.134 Free Download

KMPlayer 3.9.1.134 Free Download
Teja Sukmana/ Aplikasi pemutar video, mp3 KMPlayer 3.9.1.134/tejasukmana07

KMPlayer Adalah Media Player serbaguna yang dapat mencakup berbagai jenis format Kontainer seperti VCD, DVD, AVI, MKV, Ogg Theora, OGM, 3GP, MPEG-1/2/4, WMV, RealMedia, dan QuickTime. Aplikasi ini dapat menangani berbagai macam subtitle dan memungkinkan Anda untuk menangkap audio, video, dan screenshot dalam banyak cara.

Program ini menyediakan filter internal dan eksternal dengan lingkungan yang terkendali penuh dalam hal koneksi ke splitter lain, Decoder, audio/ video filter dan mengubah renderers tanpa bermasalah dengan merit System DirectShow. Filter internal tidak terdaftar untuk sistem pengguna agar tidak menjadi kacau dengan filter sistem.

Pada bulan Desember 2008 KMPlayer dibeli oleh Pandora.tv, dan terus dibuat tersedia sebagai freeware.
Informasi Tambahan
  1.  Kategori Multimedia
  2. Versi Terbaru 3.9.1.134
  3. Developer KMPlayer
  4. Update Terakhir 5 March 2015
  5. Lisensi  Freeware
  6. Ukuran File 35 MB

Bagi kalian yang ingin mencoba aplikasi pemutar video dan mp3 ini silahkan klik link dibawah.
Download
KMPlayer 3.9.1.134

Cukup sekian artikel dari saya tentang KMPlayer ini, semoga bermanfaat 



 
#A3

Cara Meremot Komputer Satu jaringan Dengan UltraVNC

Remot Komputer satu jaringan Dengan VNC

Teja Sukmana/Cara Meremot Komputer Dalam Satu Jaringan Dengan VNC/tejasukmana07

Waktu itu temen saya ada yg nanya, gan bagaimana cara melihat / monioring dan mengendalikan laptop / pc di satu jaringan yang sama, LAN, WIFI. saya sarankan temen saya untuk menggunakan UltraVNC.

UltraVNC memungkinkan penggunaan komputer remote seolah-olah pengguna berada di depannya. Hal ini dicapai dengan mengirimkan gerakan mouse dan tombol-menekan ke komputer remote, dan mereplikasi layar komputer remote (tunduk pada perbedaan resolusi) lokal secara real time.

Keunggulan Aplikasi UltraVNC
  1. View Mode / Spy Mode
  2. Bisa Untuk Tranfer File
  3. Control Mode / Mengendalikan
  4. Meatikan IO pada target (monitor, mouse dan keyboard)
  5. bisa di remot dari smartphone (ios / android / windows phone / blackberry)
  • Download Ultra VNC sebagai bahan utama yang akan kita pakai. 
  • Buat yang belum punya, silahkan download di bawah ini!!
  • Download UltraVNC
Remot Komputer satu jaringan Dengan VNC
  • Download dan simpan di kedua belah pihak komputer / pc
  • Selesai download Jalankan file exe tersebut untuk menginst
Remot Komputer satu jaringan Dengan VNC

Remot Komputer satu jaringan Dengan VNC

Remot Komputer satu jaringan Dengan VNC
  • Centang semua kecuali upgrade
Remot Komputer satu jaringan Dengan VNC
  • Centanf Semuanya pada tahap dibawah untuk menyalakan vnc otomatis waktu komputer menyala (sebagai service windows)
Remot Komputer satu jaringan Dengan VNC

Remot Komputer satu jaringan Dengan VNC

Remot Komputer satu jaringan Dengan VNC
  • Setelah selesai, masuk start – all program
  • Masuk Sub program Ultra VNC – klik pada edit settings
  • Masukan password dan konfirmasinya (dilakukan di kedua belah pihak komputer / pc )
Remot Komputer satu jaringan Dengan VNC
  • Klik Ok untuk menyimpang setting
  • Kita test untuk meremot salah satu komputer / PC
  • Masuk Program File – Ultra VNC dan nyalakan Ultra VNC Viewer
  • Masukan IP target pada komlom “vnc server”
  • Klik Connect Untuk memulai

Remot Komputer satu jaringan Dengan VNC
  • Apabila koneksi sukses akan munvul permintaan password
  • Masukkan password yang telah di set saat instal
Remot Komputer satu jaringan Dengan VNC
  • Setelah password sukses dimasukkan akan tampil jendela desktop dari target yang kita remot
  • Teman yang saya remot lagi main game
Remot Komputer satu jaringan Dengan VNC

Cara Remot Komputer Satu jaringan Dengan UltraVNC, cara melihat aktifitas orang yang sedang menggunakan komputer atau laptop dalam satu jaringan yang sama

Cukup Sekian tutoial dai saya, semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua.


#A3

Modul Pembelajaran TKJ Dari kelas X, XI, sampai XII Free Download

modul pembelajaran
kumpulan modul pembelajaran anak tkj

Teja Sukmana/tejasukmana07.blogspot.com/MODUL PEMBELAJARAN TKJ DARI KELAS X. XII SAMPAI XII
Malam semuanya, kaliini Teja Sukmana akan berbagi kumpulan MODUL PEMBELAJARAN TKJ DARI KELAS X. XII SAMPAI XII
Saya share modul ini dengan format PDF, bagi kalian yang belum mempunya aplikasi pdf sebaiknya instal terlebih dahulu, bisa download di SINI.

Modul ini bukan saya yang buat, tetapi hasil search dari google lalu saya jadikan beberapa bagian di file ini. Semoga saja Modul Ini bermanfaat bagi kita semua, untuk bahan pembelajaran di rumah.
Dan inilah daftar modul yang saya akan berikan, silahkan di download.
Untuk mendownloadnya silahkan klik linknya terus tunggu beberapa detik, nanti klik skipadd, terus masukkan kode captahnya.
Cukup sekian postingan tentang modul pembelajaran TKJ dari saya, semoga bermanfaat.

Teja Sukmana #Share, Modul, TKJ, Teknik Komputer dan Jaringan, SMKN 1 Sindang, Kensasi, Indramayu.





#A3

Cara Membuat HIREN’S BOOT Di Flashdisk

Cara Membuat HIREN’S BOOT Di Flashdisk

Teja Sukmana/ tejasukmana09/ Cara Membuat HIREN’S BOOT Di Flashdisk 
Taukah anda  Hiren Boot CD itu apa? 
Hiren Boot CD adalah sebuah boot CD yang berfungsi untuk memperbaiki komputer dimanda didalamnya banyak sekali software atau tools yang dapat digunakan seperti antivirus, tools recovery, backup, service dll.
Software ini biasanya di Burn pada CD, tapi anda dapat membuatnya agar dapat boot melalui flasdisk bila anda menggunakan Netbook dimana tidak terdapat fasiltas DVD room.

Pada tutorial kali ini saya berbagi bagaimana membuat Hiren’s Boot tidak menggunakan CD melainkan di pasang di FlashDisk.

Caranya sebagai berikut :

Langkah 1 :
Cara Membuat HIREN’S BOOT Di Flashdisk
 KETERANGAN
  1. Flashdisk yang gunakan.
  2. File system gunakan FAT32 !
  3. Volume label saya memberi nama “Hiren” atau terserah anda.
  4. Klik Start untuk mulai menformat dan tunggu hingga proses format selesai dan menampilkan pesan seperti gambar di bawah. 

Cara Membuat HIREN’S BOOT Di Flashdisk
 Langkah 2 :
  • Memasang GrubDos di FlashDisk 
  • Terlebih dahulu download Grub4Dos
  • Download GrubDos
  • kemudian ekstrak folder Grub4Dos.zip kemudian buka folder yang telah diekstrak dan jalankan file “grubinst_gui.exe”. 
Cara Membuat HIREN’S BOOT Di Flashdisk
Setelah kamu install maka akan muncul pesan
Cara Membuat HIREN’S BOOT Di Flashdisk
SILAHKAN TEKAN ENTER

Jika selesai kopikan file “gldr” dan “menu.lst” yang terdapat dalam folder Grub4Dos ke dalam FlashDisk kamu.

Langkah 3 :
  • Memasukkan Hiren’s ke dalam FlashDisk
  1. Buat kamu yang belum punya Hiren’s
  2. Download Hiren’s
  3. Ekstak file Hirens.BootCD.15.2.zip yang telah kamu download, maka kamu akan menemukan file Hiren's.BootCD.15.2.iso.
  4. Ekstrakfile Hiren's.BootCD.15.2.iso dan hasil ekstraknya kopikan ke dalam FlashDisk, jika selesai maka hasilnya seperti gambar berikut :
Cara Membuat HIREN’S BOOT Di Flashdisk
Dan selamat flashdisk kamu sudah menjadi HIREN’S BOOT
Cukup sekian dan terimakasih, semoga bermanfaat. silahkan berkomentar jika ada yang tidak di mengerti


#A3

Visual Basic 6.0 Enterprise Edition Free Download

download Visual Basic 6.0 
Teja Sukmana / tejasukmana07/Visual Basic 6.0 Enterprise Edition
Microsoft Visual Basic (sering disingkat sebagai VB saja) merupakan sebuah bahasa pemrograman yang menawarkan Integrated Development Environment (IDE) visual untuk membuat program perangkat lunak berbasis sistem operasi Microsoft Windows dengan menggunakan model pemrograman (COM).
Visual Basic merupakan turunan bahasa pemrograman BASIC dan menawarkan pengembangan perangkat lunak komputer berbasis grafik dengan cepat.
Beberapa bahasa skrip seperti Visual Basic for Applications (VBA) dan Visual Basic Scripting Edition (VBScript), mirip seperti halnya Visual Basic, tetapi cara kerjanya yang berbeda.
Para programmer dapat membangun aplikasi dengan menggunakan komponen-komponen yang disediakan oleh Microsoft Visual Basic Program-program yang ditulis dengan Visual Basic juga dapat menggunakan Windows API, tapi membutuhkan deklarasi fungsi luar tambahan.
Screenshot Visual Basic
download Visual Basic 6.0 download Visual Basic 6.0 download Visual Basic 6.0 download Visual Basic 6.0

Bagi yang mau coba software ini, silahkan download di link berikut !!!
Download
Visual Basic 6.0 Enterprise Edition
Pasword : TjaSuk777

Cukup sekian artikel tentang Visual basic dari saya, semoga bermanfaat. 



#A3

Cara Membuat Menu Bar Drop Down Tanpa Edit HTML

Ini Gan Saya Kasih beberapa Menu Bar Drop Down Tanpa Edit Html keren untuk blog agan..
Cara pemasangannya sangat gampang
agan tinggal masuk ke...
  • layout.
  • Click on add a gadget. 
  • Pilih html / javascript. 
  • Copy kode menubarnya di bawah ini.  
  • Dan paste kode ke dalam html / javascript / gadget. 

Pilih menu Bar yang agan suka.

1. Black Navigation Menu Bar ( Demo )
Membuat Menu Bar Drop Down Tanpa Edit HTML

<style type
="text/css">
/* this code is by www.avdhootblogger.com Main */
#menu{
width: 100%;
margin: 0;
padding: 10px 0 0 0;
list-style: none;
background: #111;
background: -moz-linear-gradient(#444, #111);
background: -webkit-gradient(linear,left bottom,left top,color-stop(0, #111),color-stop(1, #444));
background:
 -webkit-linear-gradient(#444, #111);
background: -o-linear-gradient(#444, #111);
background: -ms-linear-gradient(#444, #111);
background: linear-gradient(#444, #111);
-moz-border-radius: 50px;
border-radius: 50px;
-moz-box-shadow: 0 2px 1px #9c9c9c;
-webkit-box-shadow: 0 2px 1px #9c9c9c;
box-shadow: 0 2px 1px #9c9c9c;
}

#menu li{
float: left;
padding: 0 0 10px 0;
position: relative;
}

#menu a{
float: left;
height: 25px;
padding: 0 25px;
color: #999;
text-transform: uppercase;
font: bold 12px/25px Arial, Helvetica;
text-decoration: none;
text-shadow: 0 1px 0 #000;
}

#menu li:hover > a{
color: #fafafa;
}

*html #menu li a:hover{ /* IE6 */
color: #fafafa;
}

#menu li:hover > ul{
display: block;
}

/* Sub-menu */

#menu ul{
list-style: none;
margin: 0;
padding: 0;
display: none;
position: absolute;
top: 35px;
left: 0;
z-index: 99999;
background: #444;
background: -moz-linear-gradient(#444, #111);
background: -webkit-gradient(linear,left bottom,left top,color-stop(0, #111),color-stop(1, #444));
background: -webkit-linear-gradient(#444, #111);
background: -o-linear-gradient(#444, #111);
background: -ms-linear-gradient(#444, #111);
background: linear-gradient(#444, #111);
-moz-border-radius: 5px;
border-radius: 5px;
}

#menu ul li{
float: none;
margin: 0;
padding: 0;
display: block;
-moz-box-shadow: 0 1px 0 #111111, 0 2px 0 #777777;
-webkit-box-shadow: 0 1px 0 #111111, 0 2px 0 #777777;
box-shadow: 0 1px 0 #111111, 0 2px 0 #777777;
}

#menu ul li:last-child{
-moz-box-shadow: none;
-webkit-box-shadow: none;
box-shadow: none;
}

#menu ul a{
padding: 10px;
height: auto;
line-height: 1;
display: block;
white-space: nowrap;
float: none;
text-transform: none;
}

*html #menu ul a{ /* IE6 */
height: 10px;
width: 150px;
}

*:first-child+html #menu ul a{ /* IE7 */
height: 10px;
width: 150px;
}

#menu ul a:hover{
background: #0186ba;
background: -moz-linear-gradient(#04acec, #0186ba);
background: -webkit-gradient(linear, left top, left bottom, from(#04acec), to(#0186ba));
background: -webkit-linear-gradient(#04acec, #0186ba);
background: -o-linear-gradient(#04acec, #0186ba);
background: -ms-linear-gradient(#04acec, #0186ba);
background: linear-gradient(#04acec, #0186ba);
}

#menu ul li:first-child a{
-moz-border-radius: 5px 5px 0 0;
-webkit-border-radius: 5px 5px 0 0;
border-radius: 5px 5px 0 0;
}

#menu ul li:first-child a:after{
content: '';
position: absolute;
left: 30px;
top: -8px;
width: 0;
height: 0;
border-left: 5px solid transparent;
border-right: 5px solid transparent;
border-bottom: 8px solid #444;
}

#menu ul li:first-child a:hover:after{
border-bottom-color: #04acec;
}

#menu ul li:last-child a{
-moz-border-radius: 0 0 5px 5px;
-webkit-border-radius: 0 0 5px 5px;
border-radius: 0 0 5px 5px;
}

/* Clear floated elements */
#menu:after{
visibility: hidden;
display: block;
font-size: 0;
content: " ";
clear: both;
height: 0;
}

* html #menu { zoom: 1; } /* IE6 */
*:first-child+html #menu { zoom: 1; } /* IE7 */

</style>



<script type="text/javascript" src="http://code.jquery.com/jquery-latest.min.js"></script>
<script type="text/javascript">
$(function() {
if ($.browser.msie && $.browser.version.substr(0,1)<7)
{
$('li').has('ul').mouseover(function(){
$(this).children('ul').show();
}).mouseout(function(){
$(this).children('ul').hide();
})
}
});
</script>


<ul id="menu">
<li><a href="#">Home</a></li>
<li>
<a href="#">Categories</a>
<ul>
<li><a href="#">CSS</a></li>
<li><a href="#">Graphic design</a></li>
<li><a href="#">Development tools</a></li>
<li><a href="#">Web design</a></li>
</ul>
</li>
<li><a href="#">Work</a></li>
<li><a href="#">About</a></li>
<li><a href="#">Contact</a></li>
</ul>
 

2. Animated call to action navigation menu bar ( Demo )

Membuat Menu Bar Drop Down Tanpa Edit HTML



<style type="text/css">
#avd-nav {margin: 100px auto;list-style: none;width: 632px;height: 87px;overflow-y: hidden;}
#avd-nav li {float: left;}
#avd-nav li a {display: block;color: white;width: 120px;height: 61px;margin-top: 24px;text-decoration: none;text-align: center;border-top: 1px solid #bbb;border-bottom: 1px solid #555;}
#avd-nav li a span.myname {font: bold 17px/61px "Arial";color: #fff;text-transform: uppercase;cursor: pointer;position: relative;top: 0;transition: top .5s ease;text-shadow: 1px 1px 1px rgba(0, 0, 0, 0.5);}
#avd-nav li a img {position: relative;top: 0;transition: top .5s ease;}
#avd-nav li a:hover {cursor: pointer;}
#avd-nav li a:hover img {top: -85px;}
#avd-nav li a:hover .myname {top: 85px;}
#avd-nav li:nth-child(1) a {background: #0088cc;border-radius: 5px 0 0 5px;border-left: 1px solid #bbb;}
#avd-nav li:nth-child(2) a {background: #cc6600;}
#avd-nav li:nth-child(3) a {background: #00cccc;}
#avd-nav li:nth-child(4) a {background: #00cc66;}
#avd-nav li:nth-child(5) a {background: #00cc66;}
border-radius: 0 5px 5px 0;border-right: 1px solid #555;}
</style>


<div id="avd-nav">
<li> <a href="#"><span class="myname">Homes</span> <img src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiI6xuMfdw9nOxVhVrI5gSPAVhTteZq4gACLNUmyD82Aa1XSalGjVa60YfvNIPA31anA61d4osIWbVOb6kFHO7EyOW_RgptkRQeJxdatl92qmXZXXjxAveKge6ShKSCeDIfRbZ4XhgyQi0/s1600/Arrows-Up-circular-icon.png" /> </a> </li>
<li> <a href="#"> <span class="myname">About</span> <img src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiI6xuMfdw9nOxVhVrI5gSPAVhTteZq4gACLNUmyD82Aa1XSalGjVa60YfvNIPA31anA61d4osIWbVOb6kFHO7EyOW_RgptkRQeJxdatl92qmXZXXjxAveKge6ShKSCeDIfRbZ4XhgyQi0/s1600/Arrows-Up-circular-icon.png" /> </a> </li>
<li> <a href="#"> <span class="myname"> Author</span> <img src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiI6xuMfdw9nOxVhVrI5gSPAVhTteZq4gACLNUmyD82Aa1XSalGjVa60YfvNIPA31anA61d4osIWbVOb6kFHO7EyOW_RgptkRQeJxdatl92qmXZXXjxAveKge6ShKSCeDIfRbZ4XhgyQi0/s1600/Arrows-Up-circular-icon.png" /> </a> </li>
<li> <a href="#"> <span class="myname">Contact</span> <img src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiI6xuMfdw9nOxVhVrI5gSPAVhTteZq4gACLNUmyD82Aa1XSalGjVa60YfvNIPA31anA61d4osIWbVOb6kFHO7EyOW_RgptkRQeJxdatl92qmXZXXjxAveKge6ShKSCeDIfRbZ4XhgyQi0/s1600/Arrows-Up-circular-icon.png" /> </a> </li> </div>

3. Mega Drop Down Menu Bar ( Demo )
Membuat Menu Bar Drop Down Tanpa Edit HTML
<style type="text/css">
#multimenu{
background:#156AA6; overflow:hidden;
}
#multimenu ul {
float:left; height:30px; list-style:none; overflow:hidden; margin:0; padding:0;
}
#multimenu li {
float:left; text-shadow:1px 1px 2px #0066B3; padding:0;
}
#multimenu li a {
background:#156AA6; color:#eee; display:block; font-weight:400; line-height:30px; border-left:1px solid #4B88B3; border-right:1px solid #043457; text-align:center; text-decoration:none; margin:0; padding:0 25px;
}
#multimenu li.depan a {
border-left:none;
}
#multimenu li ul {
background:#156AA6; height:auto; border:0; position:absolute; width:225px; z-index:80; box-shadow:0 1px 5px #034257; display:none; margin:0; padding:0;
}
#multimenu li li {
display:block; float:none; width:225px; border-top:1px solid #4B88B3; border-bottom:1px solid #043457; margin:0; padding:0;
}
#multimenu li:hover li a {
background:#156AA6;
}
#multimenu li ul a {
display:block; height:30px; font-size:12px; font-style:normal; text-align:left; margin:0; padding:0 10px 0 15px;
}
#multimenu li a:hover,#multimenuli:hover > a {
color:#fff;
}
#multimenu li:hover ul.hidden {
display:block;
}
</style>
<nav id='multimenu'>
<ul>
<li class='depan'><a href='/'>Home</a></li>
<li><a href='#'>Widgets</a>
<ul class='' style='display: none;'>
<li><a href='#'>Dropdown</a></li>
<li><a href='#'>Dropdown</a></li>
<li><a href='#'>Dropdown</a></li>
<li><a href='#'>Dropdown</a></li>
</ul>
</li>
<li><a href='#'>Gadgets</a>
<ul class='' style='display: none;'>
<li><a href='#'>Dropdown</a></li>
<li><a href='#'>Dropdown</a></li>
</ul>
</li>
<li><a href='#'>Blogging Tips</a>
<ul class='' style='display: none;'>
<li><a href='#'>Dropdown</a></li>
<li><a href='#'>Dropdown</a></li>
<li><a href='#'>Dropdown</a></li>
</ul>
</li>
</ul>
</nav>
<script type="text/javascript">
<script src='http://ajax.googleapis.com/ajax/libs/jquery/1.7.2/jquery.min.js' type='text/javascript'></script>
<script src='http://code.jquery.com/ui/1.8.21/jquery-ui.min.js' type='text/javascript'></script>
<script type='text/javascript'>
//<![CDATA[
$('#multimenu li ul').removeClass('hidden');
$('#multimenu li').hover(function() {
$('ul', this).filter(':not(:animated)').slideDown(600, 'easeOutBounce');
}, function() {
$('ul', this).slideUp(600, 'easeInExpo');
});
//]]>
</script>
</script>

4. 3D Flying Book Navigation Menu Bar ( Demo )
Membuat Menu Bar Drop Down Tanpa Edit HTML


<style type="text/css">
.menuHolder {margin:25px 0 100px 0; text-align:center; position:relative; height:40px; z-index:20; background:#069;
background-image: -moz-linear-gradient(-90deg, rgba(255, 255, 255, 0.7), rgba(255, 255, 255, 0));
background-image: -webkit-linear-gradient(-90deg, rgba(255, 255, 255, 0.5), rgba(255, 255, 255, 0));
background-image: -o-linear-gradient(-90deg, rgba(255, 255, 255, 0.5), rgba(255, 255, 255, 0));
background-image: linear-gradient(-90deg, rgba(255, 255, 255, 0.5), rgba(255, 255, 255, 0));
border-radius:8px;
box-shadow:0 15px 10px -8px rgba(0,0,0,0.4);
-moz-perspective: 100px;
-webkit-perspective: 100px;
-o-perspective: 100px;
perspective: 100px;
}
.menuHolder ul.nav li {display:inline-block; display:inline;}
.menuHolder ul.nav {padding:0; margin:0; list-style:none; display:inline-block;
-moz-transform-style: preserve-3d;
-webkit-transform-style: preserve-3d;
-o-transform-style: preserve-3d;
transform-style: preserve-3d;
}
.menuHolder ul.nav li {float:left; display:block; padding:0 4px;}
.menuHolder ul.nav > li {-moz-transform-style: preserve-3d;-webkit-transform-style: preserve-3d;}
.menuHolder ul.nav li a.top-a {display:block; text-decoration:none; margin-top:4px; float:left; height:36px;}
.menuHolder ul.nav li a.top-a b {display:block; padding:0 20px; font:normal 14px/30px arial, sans-serif; color:#fff;}
.menuHolder ul.nav li:hover a.top-a {background:#09c; border-radius:8px 8px 0 0;
-moz-box-shadow:inset 0px 3px 3px rgba(0, 0, 0, 0.4);
-webkit-box-shadow:inset 0px 3px 3px rgba(0, 0, 0, 0.4);
-o-box-shadow:inset 0px 3px 3px rgba(0, 0, 0, 0.4);
box-shadow:inset 0px 3px 3px rgba(0, 0, 0, 0.4);
}
.menuHolder ul.nav div {position:absolute; top:40px; left:4px; background:#09c; padding:5px 0 10px 0;
border-radius:0 0 15px 15px;
box-shadow:0 15px 10px -8px rgba(0,0,0,0.4);
-webkit-transition: 0.5s;
-moz-transition: 0.5s;
-o-transition: 0.5s;
transition: 0.5s;
-moz-transform-origin: 0px 0px;
-moz-transform: rotateX(-90deg);
-webkit-transform-origin: 0px 0px;
-webkit-transform: rotateX(-90deg);
-o-transform-origin: 0px 0px;
-o-transform: rotateX(-90deg);
transform-origin: 0px 0px;
transform: rotateX(-90deg);
-moz-backface-visibility: hidden;
-webkit-backface-visibility: hidden;
-o-backface-visibility: hidden;
backface-visibility: hidden;
}
.menuHolder ul.nav div.left {left:auto; right:4px;}
.menuHolder ul.nav div ul {padding:10px 0; list-style:none; width:140px; margin:10px 5px 0 5px; float:left; display:inline; text-align:left; background:#fff; border-radius:6px;
-moz-box-shadow:inset 0px 3px 3px rgba(0, 0, 0, 0.4);
-webkit-box-shadow:inset 0px 3px 3px rgba(0, 0, 0, 0.4);
-o-box-shadow:inset 0px 3px 3px rgba(0, 0, 0, 0.4);
box-shadow:inset 0px 3px 3px rgba(0, 0, 0, 0.4);
}
.menuHolder ul.nav div ul.colLeft {margin-left:10px;}
.menuHolder ul.nav div ul.colRight {margin-right:10px;}
.menuHolder ul.nav div ul.colSingle {margin-left:10px; margin-right:10px;}
.menuHolder ul.nav div ul li {float:left; border-bottom:1px dotted #09c; margin:0 5px 0 5px; display:inline;}
.menuHolder ul.nav div ul li:last-child {border:0;}
.menuHolder ul.nav div ul li a {display:block; width:105px; text-decoration:none; font:13px/16px arial, sans-serif; color:#069; margin:0; padding:4px 0 4px 15px; background:transparent url(droplistcolumns/arrow.gif) no-repeat left center;}
.menuHolder ul.nav div ul li a:hover {color:#09c; background:transparent url(droplistcolumns/arrow.gif) no-repeat 1px center;}
.menuHolder ul.nav div.col1 {width:160px;}
.menuHolder ul.nav div.col2 {width:310px;}
.menuHolder ul.nav div.col3 {width:460px;}
.menuHolder ul.nav li:hover div {
-moz-transform: rotateX(0deg);
-webkit-transform: rotateX(0deg);
-o-transform: rotateX(0deg);
transform: rotateX(0deg);
}
</style>
<div id="info">
<div class="menuHolder">
<ul class="nav">
<li><a class="top-a" href="#url"><b>Home</b></a></li>
<li><a class="top-a" href="#url"><b>Blogger</b></a>
<div class="col3">
<ul class="colLeft">
<li><a href="#url">blogger widget</a></li>
<li><a href="#url">blogger design</a></li>
<li><a href="#url">blogger tips</a></li>
<li><a href="#url">blogger seo</a></li>
<li><a href="#url">blogger templates</a></li>
</ul>
<ul class="col">
<li><a href="#url">Related post</a></li>
<li><a href="#url">Popular post</a></li>
<li><a href="#url">Recent Post</a></li>
<li><a href="#url">Chat widget</a></li>
</ul>
<ul class="colRight">
<li><a href="#url">navigation menu</a></li>
<li><a href="#url">Side menu</a></li>
<li><a href="#url">Horizontal menu</a></li>
<li><a href="#url">Vertical menu</a></li>
</ul>
</div>
</li>
<li><a class="top-a" href="#url"><b>Website SEO </b></a>
<div class="col2">
<ul class="colLeft">
<li><a href="#url">Header</a></li>
<li><a href="#url">Footer</a></li>
<li><a href="#url">Post</a></li>
<li><a href="#url">Links</a></li>
<li><a href="#url">Menu</a></li>
</ul>
<ul class="colRight">
<li><a href="#url">Mobile </a></li>
<li><a href="#url">Mobile traffic</a></li>
<li><a href="#url">Mobile seo</a></li>
<li><a href="#url">small screen</a></li>
</ul>
</div>
</li>
<li><a class="top-a" href="#url"><b>Contact</b></a>
<div class="col1">
<ul class="colSingle">
<li><a href="#url">Email ID</a></li>
<li><a href="#url">Mobile No.</a></li>
<li><a href="#url">Contact Form</a></li>
<li><a href="#url">My email</a></li>
</ul>
</div>
</li>
<li><a class="top-a" href="#url"><b>Privacy</b></a></li>
<li><a class="top-a" href="#url"><b>Benefits</b></a>
<div class="col2 left">
<ul class="colLeft">
<li><a href="#url">Google traffic</a></li>
<li><a href="#url">Permanent Links</a></li>
<li><a href="#url">Alexa Rank</a></li>
<li><a href="#url">High page rank</a></li>
</ul>
<ul class="colRight">
<li><a href="#url">Snow Hotel</a></li>
<li><a href="#url">The Snowman</a></li>
<li><a href="#url">Ice Cavern</a></li>
<li><a href="#url">Ski Inn</a></li>
</ul>
</div>
</li>
</ul>
</div>
<br /><br /><br /><br /><br /><br /><br /><br />
</div> <!-- end info -->

5.  Blue White  ( Demo )
Membuat Menu Bar Drop Down Tanpa Edit HTML

<style type="text/css">
#menu9 ul {
list-style:none;
font-family: "Lucida Sans Unicode", sans-serif;
font-size: 40px;
letter-spacing: -3px;
line-height: 1.2em;
float:left;
clear:both;
margin:20px;
}
#menu9 ul li{
float:left;
}
#menu9 ul li a{
display:block;
text-decoration:none;
padding:5px 10px 5px 10px;
background-color:#00adef;
width:170px;
text-align:center;
}
#menu9 ul li a span{
display:block;
}
#menu9 ul li a span.title{
color:#fff;
border-bottom:2px solid #fff;
padding-bottom:5px;
}
#menu9 ul li a:hover{

}
#menu9 ul li a:hover span.title{
color:#074a64;
border-bottom:2px solid #0b6f95;
}
#menu9 ul li a span.text{
padding:0px 5px;
font-size: 14px;
font-weight: bold;
letter-spacing: normal;
line-height: 1.4em;
color:#fff;
background-color:#074a64;
visibility:hidden;
}
#menu9 ul li a:hover span.text{
line-height: 3.4em;
visibility:visible;
}

</style>



<h2>Menu 9</h2>
<div id="menu9">
<ul>
<li><a href="">
<span class="title">About</span>
<span class="text">Who we are</span>
</a>
</li>
<li><a href="">
<span class="title">Portfolio</span>
<span class="text">What we do</span>
</a>
</li>
<li><a href="">
<span class="title">Blog</span>
<span class="text">What we talk about</span>
</a>
</li>
<li><a href="">
<span class="title">Contact</span>
<span class="text">How to get in touch</span>
</a>
</li>
</ul>
</div>


Menu Bar Drop Down
Menu Bar Drop Down Tanpa Edit HTML
Cukup Sekian Dan Terimakasih Semoga Bermanfaat




#A3

Komentar Terbaru

Just load it!